Senin, 14 September 2026

kelas 10,berfoya-foya

 HIDUP BERFOYA-FOYA

1. Identitas :

Nama Guru : Rahmattulloh, S.Pd.I., M.Pd. Gr

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Hari/ Tanggal : Senin/ 14 September 2026

Kelas : X / Semester Ganjil

Materi : A. Hidup Berfoya-foya: 1. Pengertiannya, 2. Ciri-ciri Hidup Berfoya-foya

2. Tujuan Pembelajaran :

1.Peserta didik mampu menjelaskan pengertian hidup berfoya-foya (israf dan tabzir) menurut pandangan Islam.

2.Peserta didik mampu menyebutkan dan menjelaskan dalil naqli yang berkaitan dengan larangan hidup berfoya-foya.

3.Peserta didik mampu mengidentifikasi ciri-ciri hidup berfoya-foya dalam kehidupan sehari-hari.

4.Peserta didik mampu menghindari sikap hidup berfoya-foya dan membiasakan hidup sederhana serta bersyukur.

3. Ayat Al Qur'an yang berkaitan dengan materi pelajaran :

QS. Al-Isra' (17) : 26-27

“Dan berikanlah kepada keluarga dekat akan haknya, kepada orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan, dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.”

QS. Al-A'raf (7) : 31

“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.”

Kaitan dengan materi :

QS. Al-Isra' ayat 26-27 secara tegas melarang sikap tabzir (menghambur-hamburkan harta secara boros) dan bahkan menyebut para pemboros sebagai saudara setan. Adapun QS. Al-A'raf ayat 31 melarang sikap israf (berlebih-lebihan) dalam segala hal, termasuk dalam makan, minum, dan berpakaian. Kedua ayat ini menjadi dalil naqli utama yang menunjukkan bahwa hidup berfoya-foya merupakan perbuatan yang dilarang dalam Islam karena bertentangan dengan prinsip kesederhanaan dan rasa syukur.

4. Materi Pembelajaran :

Assalamu'alaikum wr. wb.

Anak-anak Bapak yang saleh dan salehah, selamat pagi. Semoga kalian semua senantiasa dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Aamiin.

Pada pertemuan kali ini Bapak akan menyampaikan materi tentang Hidup Berfoya-foya.

Berikut ini materinya :

A. Hidup Berfoya-foya

1. Pengertian Hidup Berfoya-foya

Hidup berfoya-foya adalah gaya hidup yang menghambur-hamburkan harta, waktu, dan tenaga untuk memenuhi kesenangan duniawi secara berlebihan, tanpa memperhatikan kebutuhan yang sesungguhnya maupun manfaatnya. Dalam istilah agama, perilaku ini dikenal dengan dua istilah, yaitu israf (berlebih-lebihan dalam menggunakan sesuatu yang sebenarnya boleh) dan tabzir (menghambur-hamburkan harta untuk hal yang tidak bermanfaat atau bahkan haram). Hidup berfoya-foya mencerminkan sikap tidak bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah dan cenderung mengikuti hawa nafsu semata.

2. Ciri-Ciri Hidup Berfoya-foya

•Membelanjakan harta secara berlebihan untuk kesenangan pribadi tanpa mempertimbangkan kebutuhan yang lebih penting.

•Gemar bermewah-mewahan dalam berpakaian, makanan, kendaraan, maupun gaya hidup yang jauh melampaui kebutuhan.

•Sering menghambur-hamburkan waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, seperti hiburan berlebihan tanpa tujuan yang jelas.

•Kurang peduli terhadap orang-orang yang membutuhkan, karena lebih mementingkan kesenangan diri sendiri.

•Mudah tergoda mengikuti tren atau gaya hidup konsumtif hanya demi gengsi dan pengakuan sosial.

•Tidak memiliki perencanaan keuangan yang baik, sehingga sering mengalami pemborosan dan kesulitan di kemudian hari.

B. Dampak Negatif Hidup Berfoya-foya

•Menjauhkan diri dari sikap syukur dan qana'ah (merasa cukup) atas nikmat Allah.

•Menimbulkan kesulitan ekonomi di kemudian hari akibat kebiasaan boros yang tidak terkendali.

•Menumbuhkan sikap individualis dan kurang peduli terhadap sesama yang membutuhkan.

•Menjauhkan diri dari keberkahan harta, karena harta yang dihambur-hamburkan tidak digunakan pada jalan yang bermanfaat.

C. Cara Menghindari Hidup Berfoya-foya

•Membiasakan hidup sederhana dan menggunakan harta sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan semata.

•Menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah, sekecil apa pun bentuknya.

•Membuat perencanaan keuangan yang baik, termasuk membiasakan diri menabung dan bersedekah.

•Menjauhi gaya hidup konsumtif yang hanya mengejar gengsi dan pengakuan sosial.

•Memperbanyak kepedulian terhadap sesama, misalnya dengan menyisihkan harta untuk membantu orang yang membutuhkan.

Demikian materi pelajaran hari ini, untuk penjelasan lebih detail akan Bapak sampaikan saat pembelajaran di kelas. Semoga materi ini dapat dipahami dengan baik dan mendorong kalian untuk senantiasa membiasakan hidup sederhana serta menjauhi sikap hidup berfoya-foya.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

5. Assessment (Mengukur ketercapaian TP) :

5.Jelaskan pengertian hidup berfoya-foya (israf dan tabzir) menurut pandangan Islam!

6.Sebutkan dan jelaskan dalil (ayat) yang melarang sikap hidup berfoya-foya!

7.Sebutkan minimal empat ciri-ciri hidup berfoya-foya dalam kehidupan sehari-hari!

8.Jelaskan dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan hidup berfoya-foya!

9.Berikan satu contoh sikap sederhana yang dapat kamu terapkan untuk menghindari hidup berfoya-foya!

6. Refleksi :

(Diisi setelah selesai pembelajaran)

X – .......... : ..................................................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar