Senin, 21 September 2026

MENGHALANGI PROGRES DIRI DENGAN NIFAK, KERAS KEPALA, DAN KERAS HATI

1. Identitas

  • Nama GuruRahmattulloh, S.Pd.I.Gr, M.Pd
  • Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
  • Kelas : XII IPA 4
  • Judul Materi : Menghalangi Progres Diri dengan Nifak, Keras Kepala, dan Keras Hati

2. Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase F, murid mampu memahami dan menganalisis ajaran Islam yang berkaitan dengan akhlak tercela serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Murid mampu memahami bahaya nifak, keras kepala, dan keras hati serta berupaya menghindari perilaku tersebut sebagai bagian dari pembentukan akhlak mulia.


3. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian nifak, keras kepala, dan keras hati.
  2. Mengidentifikasi ciri-ciri perilaku nifak, keras kepala, dan keras hati.
  3. Menganalisis faktor penyebab dan dampak perilaku nifak, keras kepala, dan keras hati terhadap perkembangan diri.
  4. Menjelaskan cara menghindari perilaku nifak, keras kepala, dan keras hati.
  5. Menunjukkan sikap terbuka terhadap nasihat, mau melakukan introspeksi diri, dan berusaha memperbaiki diri.

Mindful Learning (Berkesadaran)

Murid diajak menyadari bahwa perkembangan diri tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh akhlak dan sikap dalam menerima nasihat, mengakui kesalahan, serta bersedia melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Meaningful Learning (Bermakna)

Murid menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari, seperti sikap sulit menerima kritik, tidak mau mengakui kesalahan, berkata tidak sesuai dengan kenyataan, atau menolak nasihat meskipun mengetahui bahwa nasihat tersebut benar.

Joyful Learning (Menggembirakan)

Murid mengikuti pembelajaran melalui diskusi, analisis kasus sederhana, tanya jawab, dan refleksi diri sehingga pembelajaran tentang akhlak dapat dipahami secara dekat dengan kehidupan mereka.


4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

No.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Materi Pokok

Indikator Ketercapaian

1

Murid mampu memahami pengertian nifak, keras kepala, dan keras hati

Murid mengidentifikasi pengertian ketiga perilaku tersebut melalui contoh dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian nifak, keras kepala, dan keras hati

Murid mampu menjelaskan pengertian masing-masing perilaku dengan bahasa sendiri.

2

Murid mampu menjelaskan ciri-ciri nifak

Murid menganalisis ciri-ciri perilaku nifak berdasarkan Al-Qur'an dan hadis.

Ciri-ciri nifak

Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan ciri-ciri nifak.

3

Murid mampu menganalisis perilaku keras kepala dan keras hati

Murid mengidentifikasi contoh perilaku keras kepala dan keras hati serta membedakan karakteristik keduanya.

Keras kepala dan keras hati

Murid mampu memberikan contoh perilaku keras kepala dan keras hati.

4

Murid mampu menganalisis dampak ketiga perilaku tersebut

Murid menganalisis bagaimana nifak, keras kepala, dan keras hati dapat menghambat perkembangan diri dan hubungan dengan orang lain.

Dampak perilaku tercela

Murid mampu menjelaskan dampak terhadap diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.

5

Murid mampu menerapkan upaya menghindari perilaku tersebut

Murid merumuskan langkah-langkah memperbaiki diri melalui kejujuran, keterbukaan terhadap nasihat, introspeksi, dan kesediaan menerima kebenaran.

Cara menghindari perilaku tercela

Murid mampu menyusun langkah nyata untuk memperbaiki diri.


5. Materi

A. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

1. QS. Al-Baqarah Ayat 10

فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ

Artinya:

“Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan mereka mendapat azab yang pedih, karena mereka berdusta.”

Kaitan dengan materi:

Ayat ini berkaitan dengan perilaku nifak. Kemunafikan merupakan penyakit hati yang dapat menghambat seseorang untuk memperbaiki diri karena adanya ketidaksesuaian antara apa yang ditampakkan dengan apa yang sebenarnya ada di dalam hati.


2. QS. Al-Munafiqun Ayat 1

إِذَا جَاءَكَ الْمُنَافِقُونَ قَالُوا نَشْهَدُ إِنَّكَ لَرَسُولُ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ إِنَّكَ لَرَسُولُهُ وَاللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ لَكَاذِبُونَ

Artinya:

“Apabila orang-orang munafik datang kepadamu (Muhammad), mereka berkata, ‘Kami mengakui bahwa engkau adalah Rasul Allah.’ Dan Allah mengetahui bahwa engkau benar-benar Rasul-Nya; dan Allah menyaksikan bahwa orang-orang munafik itu benar-benar pendusta.”

Kaitan dengan materi:

Ayat ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara ucapan dan keadaan yang sebenarnya. Oleh karena itu, seorang muslim harus berusaha menjaga kejujuran dalam ucapan dan perbuatan.


B. Konsep Materi








Link Video Pembelajaran

Video pembelajaran dapat digunakan untuk memperkuat pemahaman murid mengenai nifak, penyakit hati, keras kepala, dan pentingnya introspeksi diri.

Link Video:

https://youtu.be/Zj-JpSj1uvs?si=dFENmiJzvMylVt2x

6. Asesmen / Post Test

(1) Jelaskan pengertian nifak, keras kepala, dan keras hati!

(2) Sebutkan minimal tiga ciri perilaku nifak!

(3) Jelaskan perbedaan antara memiliki pendirian dengan bersikap keras kepala!

(4) Mengapa perilaku nifak, keras kepala, dan keras hati dapat menghambat progres atau perkembangan diri seseorang?

(5) Sebutkan minimal lima cara yang dapat dilakukan untuk menghindari perilaku nifak, keras kepala, dan keras hati!


Demikian materi pembelajaran hari ini. Semoga materi ini dapat membantu kita memahami pentingnya menjaga hati dan akhlak serta mendorong diri untuk terus melakukan perbaikan.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar